Sabtu, 16 April 2011

penulisan ilmiah

Evaluasi Subyektif
• Analisis Teknis
– teknik yang digunakan penulis untuk
mendapatkan “dampak” yang dikemukan dalam
tulisan ilmiah tersebut
• Interpretasi
– merupakan “personal response”, akibatnya
setiap pembaca bisa mempunyai interpretasi
yang berbeda
– interpretasi harus konsisten dengan semua fakta yang ada dalam tulisan
• Interpretasi
– Interpretasi bukan sekedar membuat ringkasan.
Ringkasan hanya merupakan laporan, atau
pernyataan dari fakta.
– Interpretasi berusaha menemukan makna dari
tulisan
• Evaluasi
– merupakan judgement dari efektivitas atau
significance dari tulisan
Ciri-ciri Bahasa Ilmiah
• Bahasa Ilmiah harus tepat dan tunggal
makna, tidak remang nalar ataupun
mendua.
– Contoh:”penelitian ini mengkaji teknik
pentajaman objek yang efektif dan efisien”
• Bahasa Ilmiah mendefinisikan secara tepat
istilah, dan pengertian yang berkaitan
dengan suatu penelitian, agar tidak
menimbulkan kerancuan.
• Bahasa Ilmiah itu singkat, jelas dan
efektif.
– Contoh:”tulisan ini (dilakukan dengan maksud
untuk) membahas kecendrungan teknologi
informasi menjelang abad ke-21”.
Catatan: kata-kata yang didalam kurung sebaiknya
dihilangkan.Kalimat Yang Efektif
• “Kalimat yang membangkitkan acuan dan
makna yang sama di benak pendengar atau
pembaca dengan yang ada di benak
pembicara atau penulis
• Kalimat yang efektif ditentukan oleh:
– Keterpaduan kalimat: mengacu pada penalaran
(deduksi, induksi, top-down, bottom-up, dll.)
– Koherensi kalimat: mengacu pada hubungan
timbal-balik antara kalimat-kalimatKalimat yang Efektif
• Latihan:
– Berikan beberapa contoh kalimat yang tidak efektif.
– Berikan beberapa contoh kalimat yang efektif
Catatan: Gunakan kalimat-kalimat yang ditulis
dalam berbagai media massa.
Contoh: “Pekan olah raga bekas penyandang kusta
nasional”
Efektifkah kalimat di atas?Kalimat yang Efektif
• membahayakan bagi
penderita
• membicarakan tentang
penyakit
• mengharapkan akan
tindakan
• para dokter saling bantumembantu
• keharusan daripada
dilakukannya tindakan
pembedahan
• membahayakan
penderita
• membicarakan
penyakit
• mengharapkan
tindakan
• para dokter saling
membantu
• keharusan melakukan
pembedahanKoherensi Kalimat
Hal-hal yang dapat mengganggu koherensi kalimat
• Tempat kata
– Pekan Olah Raga Bekas Penyandang Kusta Nasional
• Pemilihan dan Pemakaian Kata
– Memilih kata depan atau kata penghubung yang salah:
• Dari hasil perhitungan…..
– Memilih dua kata yang kontradiktif atau medan
maknanya tumpang tindih:
• Banyak penderita-penderita ….
• Suatu ciri-ciri yang didapatkan…...– Menggunakan kata yang tidak sesuai:
• Walaupun banyak artikel berpendapat…..
– Menggunakan nama atau istilah yang benar,
tetapi penulisannya keliru:
• Poison (Poisson) distributionPengejaan (spelling)
• Konsistensi:
– Spelling, termasuk hypenation, harus konsisten
dalam seluruh tulisan, kecuali dalam kutipan, di
mana spelling dari tulisan aslinya dipertahankan,
terlepas apakah spellinhg tersebut benar atau salah.
• Pembagian kata (word division)
– Pembagian kata sebaiknya dikonsultasikan dengan
kamus, sehingga anda tahu dimana sebaiknya suatu
kata bisa dipenggal
• Kata-kata asing (foreign words)
– Apabila anda menyitir suatu kata asing, maka anda
harus menuliskannya persis sebagaimana tulisan
tersebut ditulisTanda Baca
• Tujuan tanda baca adalah untuk:
– Memastikan kejelasan, dan readibility suatu tulisan.
– Tanda baca memperjelas struktur kalimat,
memisahkan beberapa kata,dan mengelompokkan
yang lain.
– Menambah makna pada tulisan
• Tanda baca yang umum dipakai: (,), (;), (:), (.), (?),
(!)
• Kalimat yang terlalu banyak menggunakan tanda
baca, sering kali menandakan kalimat tersebut harus
ditulis kembaliPengejaan
• Pernapasan
• Menaati
• Menerjemahkan
• Mengubah
• Mencolok
• Penerapan
• Pengajian
• Aktivitas
• Provinsi
• Pernafasan
• Mentaati
• Menterjemahkan
• Merubah atau merobah
• Menyolok
• Pentrapan
• Pengkajian
• Aktifitas
• Propinsi

Susunan Tulisan
• Judul
• Abstrak
• Pendahuluan
• Tinjauan Pustaka
• Bahan dan Metode
• Hasil dan Pembahasan
• Kesimpulan dan Saran
• Daftar Pustaka

• Judul:
– Judul tulisan karya ilmiah hendaklah singkat,
spesifik, dan jelas
– Judul sebaiknya menggambarkan cakupan dan isi
yang sedang diteliti
• Abstrak
– Merupakan ringkasan yang lengkap dari penelitian
– Mencakup: “problem statements”, metode, hasil,
kesimpulan
• Pendahuluan
– Latar Belakang: meliputi hal-hal yang mendorong
mengapa penelitian tersebut dilakukan– Perumusan masalah (problem statement):
Menguraikan rumusan masalah yang
mencakup: konsep, hipotesis, pertanyaan
penelitian, variable, dan asumsi.
– Tujuan penelitian (purpose of study): dapat
berupa penjajakan, pembuktian, penerapan
teori, atau pembuatan prototipe.
– Batasan penelitian (limitation of study):
menguraikan keterbatasan parameter-parameter
yang dipakai, dikarenakan oleh metode dan
setting penelitian yang dipakai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar